POST DETAIL

Selasa, 16 April 2013 - 21:05

Berita Foto : Koba Tin

Seruu.Com - Berdasarkan paparan IRESS dalam seminar Jumat (12/4/13) lalu,  Marwan Batubara mengungkapkan jika sejak bulan Agustus 2012 60% saham MSC di Bemban telah diakuisisi oleh PT Mega Multi Makmur (100% saham milik Optima Synergy Resorces Ltd.).

KK Koba Tin pertama kali ditandatangani pada 16 Oktober 1971. Perubahan dan perpanjangan pertama KK telah disetujui pada 6 September 2000, untuk masa berlaku 1 April 2003 hingga 31 Maret 2013. Sehingga, status dari PT Koba Tin saat ini menurutnya sudah diperpanjang sementara kontraknya oleh pemerintah untuk 3 bulan ke depan.

Dan selama 3 bulan hingga 30 Juni 2013, KESDM sambil membentuk tim yang akan memutuskan pemilikan saham dan status kontrak/IUP Koba Tin yang permanen selama 10 tahun berikutnya berdasarkan pantauan Seruu.com di Bangka kemarin (15/4/13), salah satu WP (wilayah pertambangan) di daerah Bemban nampak sepi tanpa ada kegiatan. Menurut informasi warga penambang, kegiatan penambangan nanti akan dimulai kembali 3 bulan ke depan setelah saham MSC beralih ke perusahaan lain.[Ain]

MOST POPULAR