POST DETAIL

Senin, 2 Juli 2012 - 12:03

Foto: Spanyol Kampiun Euro 2012

Kiev, Seruu.com - Spanyol berhasil menjadi kampiun Euro 2012 setelah mempecundangi Italia dengan skor mencolok 4-0 di laga final Euro 2012 di Stadion NSK Olimpiyskiy, Kiev, Ukraina, Senin (2/7/2012) dinihari WIB. Xavi Hernandez tampil cemerlang dengan menjadi kreator dua gol La Furia Roja.

Kemenangan ini menjadikan Spanyol mengukir  sejarah  anyar dengan menjadi tim pertama yang sanggup mempertahankan Piala Eropa dan menjadi satu-satunya tim yang sukses menjuarai tiga turnamen besar secara beruntun (Piala Eropa 2008, Piala Dunia 2010, Piala Eropa 2012).

Sementara bagi Italia, kekalahan ini membuat mereka gagal mewujudkan ambisi untuk meraih Trofi Euro kali pertama sejak 1968.

Kedua tim tampil dengan kekuatan terbaik dan laga berjalan terbuka sejak kick off, namun Spanyol yang lebih difavoritkan di final kali ini lebih dulu mengancam lewat Sergio Ramos di menit kedelapan. Sayang sepakan keras bek Real Madrid itu melayang di atas gawang Gianluigi Buffon.

Dua menit berselang gawang Italia kembali terancam. Xavi Hernandez mendapat ruang tembak di kotak penalti, sial lesatan kaki kanan maestro Barcelona itu melambung di atas mistar.

Tepat di menit '14 Spanyol mampu memimpin lebih dulu. Adalah David Silva yang berhasil membawa Tim Matador unggul. Tandukan playmaker Manchester City itu sukses memperdaya  Buffon setelah meneruskan umpan brilian Cesc Fabregas di dalam kotak penalti.

Tertinggal satu gol Italia bermain lebih terbuka. Menit '15, sebuah tendangan bebas dilayangkan Andrea Pirlo di luar kotak penalti. Sayang, sepakannya belum mengenai sasaran.

Menit '21 petaka didapat Gli Azzurri, bek andalannya Giorgio Chiellini keluar lebih awal lantaran cedera. Posisinya digantikan Federico Balzaretti.

Menit '26 Italia kembali menebar ancaman, namun crossing berbahaya Federico Balzaretti di sisi kiri mampu diblok Iker Casillas. Dua menit kemudian Casiilas kembali unjuk gigi, kiper Madrid itu sukses menangkap sepakan Antonio Cassano.

Casiilas kembali pamer kebolehan pada menit '32 saat memblok tendangan keras Cassano dari luar kotak 16. Tujuh menit kemudian shooting keras Balotelli juga gagal menjadi gol lantaran dapat dipatahkan Casiilas.

Asyik menyerang gawang Italia justru kebobolan untuk kali kedua. Tim Matador memperbesar keunggulan menjadi 2-0 setelah Jordi Alba berhasil menceploskan bola pada menit '41.

Gol bermula dari umpan matang Xavi Hernadez di lini tengah, bola kemudian dikuasai Alba yang melakukan overlaping, lepas dari jebakan offside bek kidal ini langsung melepaskan sepakan akurat yang tak mampu ditepis Buffon.

Skor 2-0 bertahan hingga 45 menit berakhir.

Tertinggal dua gol, pelatih Italia Cesare Prandelli memasang Antonio Di Natale menggantikan Cassano awal di babak kedua. Baru semenit memasuki lapangan, Di Natale yang mencetak gol ke gawang Spanyol di laga pembuka Grup C langsung memperoleh peluang. Sayang, tandukan kerasnya meneruskan crossing di sisi kanan melayang di atas mistar Casillas.

Menit '50, Italia berkesempatan memperkecil ketertinggalan. Di Natale berdiri bebas di dalam kotak penalti saat menerima umpan di lini tengah, striker Udinese itu menghujamkan sepakan keras, namun gagal berbuah gol karena diblok Casillas. Delapan menit kemudian usaha Balotelli juga berujung sia -sia, tembakan kerasnya melayang tipis. Balotelli seolah mati kutu di laga ini, beberapa kali ikhtiarnya selalu gagal.

Petaka kembali didapat Italia. Tepat laga berlangsung satu jam, Italia harus bermain dengan 10 pemain lantaran Thiago Motta harus keluar lebih awal karena cedera. Padahal, Motta baru saja bermain selama empat menit setelah menggantikan Ricardo Montolivo.

Di pertengahan babak tempo sedikit melambat. Namun, Italia yang bermain minus satu pemain terus menerus melancarkan tekanan, akan tetapi upaya Gli Azzurri selalu kandas karena ketatnya pertahanan Tim Matador. Sementara Spanyol yang sudah unggul dua gol tidak terlalu ngotot menambah keunggulan, mereka justru asyik meningkatkan ball possesion.

Lima belas menit jelang laga usai pelatih Vicente Del Bosque memasukan Fernando Torres menggantikan Cesc Fabregas. Strategi itu membuahkan hasil, Torres berhasil memperbesr keunggulan Spanyol menjadi 3-0 pada menit '84.

Striker Chelsea itu berhasil lepas dari jebakan offide, eks bomber Liverpool itu kemudian langsung melepaskan sepakan akurat ke sisi pojok kanan bawah gawang Buffon. Gol Torres tak lepas dari kejelian Xavi Hernandez melepaskan umpan terobosan. Gol ini menjadikan Torres pemain pertama yang mencetak gol di dua laga final, sebelumnya Torres mencetak gol di final Euro 2008. Gol ini juga menjadikan Torres sebagai top skor Euro 2012 dengan tiga gol bersanding dengan empat pemain lainnya.

Keunggulan jumlah pemain benar - benar dimanfaatkan Tim Matador. Empat menit setelah gol Torres, Spanyol berhasil memperbear keunggulan menjadi 4-0. Juan Mata yang baru beberapa menit menginjakan kaki ke lapangan menggantikan Andres Iniesta suskes mengoyak gawang Buffon lewat sontekannya dari jarak dekat meneruskan passing memanjakan Torres. Ini merupakan gol pertama Mata di Euro 2012.

Hingga wasit Pedro Proenca memberikan injury time tiga menit tidak ada lagi gol tercipta dan skor 4-0 bagi keunggulan Spanyol menjadi skor akhir. [is]

Susunan Pemain:
Spanyol (4-3-3): 1-Iker Casillas; 15-Sergio Ramos, 3-Gerard Pique, 18-Jordi Alba, 17-Alvaro Arbeloa; 16-Sergio Busquets, 14-Xabi Alonso, 8-Xavi; 6-Andres Iniesta, 10-Cesc Fabregas (9-Fernando Torres 75), 21-David Silva (7-Pedro Rodríguez 58).

Italia (4-1-3-2): 1-Gianluigi Buffon, 7-Ignazio Abate, 15-Andrea Barzagli, 9-Leonardo Bonucci, 3-Giorgio Chiellini (6-Federico Balzaretti 21), 8-Claudio Marchisio, 21-Andrea Pirlo, 16-Daniele De Rossi, 18-Riccardo Montolivo (5-Thiago Motta 56), 10-Antonio Cassano (11-Antonio Di Natale 45), 9-Mario Balotelli.

Wasit: Pedro Proenca (Portugal)

Statistik pertandingan, Spanyol Vs Italia:

shots on target :     7 - 4    
shots off target :     5 - 6    
possession (%) :     52 - 48    
corner kicks :     3 - 3    
offsides :     3 - 3    
fouls :     16 - 10    
yellow cards :     1 - 1    
red cards :     0 - 0  


Sumber Foto: Getty Images/UEFA.com
 

MOST POPULAR