POST DETAIL

Rabu, 21 Maret 2012 - 19:49

Foto : Aksi Mahasiswa Makassar

Makassar, Seruu.com - Ratusan aparat kepolisian membubarkan paksa aksi mahasiswa Universitas Hasanuddin Makassar yang sebelumnya sempat menahan mobil gas Pertamina dan membagikan kepada masyarakat secara cuma-cuma.

Penyerangan polisi terjadi setelah mahasiswa terus melakukan blokir jalan dan memberhentikan sejumlah mobil Pertamina dan mobil plat merah sebagai bentuk kekecewaan mereka terhadap pemerintah yang dengan arogan dan sewenang-wenang menaikan harga Bahan Bakar Minyak.

Yusuf salah satu mahasiswa Universitar Hasanuddin yang kami wawancarai mengaku bahwa tindakan yang mereka lakukan tidak ada apa-apanya dibanding anarkisme Pemerintah yang dengan kebijakannya memaksa rakyat untuk berhemat dan menginjak rakyat yang sudah miskin dengan kenaikan harga BBM.

"Bukan kami yang anarkis, ini tidak ada apa-apanya dibanding anarkisme negara, Presiden, Pemerintah terhadap kami dan seluruh rakyat Indonesia dengan kenaikan harga BBM," tuturnya, Rabu (21/3/2012).

Polisi menyerang mahasiswa dengan tembakan gas airmata bertubi-tubi dan semprotan water cannon. Personel polisi terus berdatangan untuk membackup pasukan yang telah ada di lokasi. Sejauh ini polisi terus mendesak mahasiswa kedalam kampus dan mengejarnya meski akhirnya dipukul mundur lagi oleh mahasiswa yang melawan dengn batu. [musashi]

 

MOST POPULAR